Introspeksi diri untuk hidup lebih baik

By | Maret 7, 2014

introspeksi-diriBerbeda dari tulisan biasanya dimana blog ini berisi tentang perjalanan saya di internet marketing tulisan kali ini saya berbicara tentang mindset. Tulisan ini terinspirasi dari kejadian tadi sore saat saya mengajak seseorang jalan.

Saya mau bercerita sedikit dulu sebelum membahas tentang introspeksi diri. Sebenarnya sebulan terakhir ini saya lagi dekat dengan seseorang dan tepatnya tadi sore itu adalah jalan-jalan kami yang ke 4 kalinya.

Jalan-jalan tadi sore itu sebenarnya dadakan, tapi dia juga sudah saya kasih tahu sebelumnya kalau mau ngajak dia jalan sore ini. Tidak seperti biasanya, biasanya orangnya ceria asik ketawa ketiwi kali ini agak sedikit kurang bersemangat, katanya sih agak kurang enak badan.

Pada saat diajak dijalan dia sebenarnya pengen ketempat temannya, tapi sms dia gak di balas teman katanya. saya jadi mengambil kesimpulan mungkin itu salah satu yang bikin bad mood.

Dia juga ada ngomong kalau tadi malam dia telponan sama orang yang dekat juga sama dia trus paginya juga telponan, bahkan sesudah sholat jumat juga telponan dan katanya lama lagi, pikir saya ada apa ya ?? kok segitunya cowok ini nelpon terus.

Tetapi saya berpikir postif aja mungkin si cowok ini butuh teman ngobrol. Nah yang anehnnya kok saya kepikiran terus ya sama dia, bertanya-tanya kok dia ga bersemangat hari ini jalan-jalannya jadinya ga seru.

Sampai tulisan ini ditulis saya masih kepikiran, tapi ya sudahlah namanya wanita terkadang suasana hatinya cepat banget berubah, paling nanti ceria lagi kok (Mungkin saya harus introspeksi diri, karena topik hari ini introspeksi diri. hehehe)

Mungkin itu sedikit intermezzo dari saya, mari kita lanjut ke topik utama

Introspeksi diri

Gara jalan-jalan tadi sore yang kurang bersemangat sampai saya kepikiran dan bangun jam 1 pagi pada saat artikel ini ditulis jadi bikin semangat untuk nulis. Ok, topik kali ini tentang introspeksi diri.

Mengutip dari wikipedia Introspeksi diri adalah proses pengamatan terhadap diri sendiri dan pengungkapan pemikiran dalam yang disadari, keinginan, dan sensasi. Proses tersebut berupa proses mental yang disadari dan biasanya dengan maksud tertentu dengan berlandaskan pada pikiran dan perasaannya. lengkapnya baca disini

Dalam kehidupan memang banyak masalah yang membuat kita frustasi apalagi jika gagal untuk mencapai sesuatu sebenarnya itu bukan gagal tetapi menurut saya adalah feedback atau pembelajaran yang mengajarkan dan memberi tahu bahwa cara yang dilakukan itu salah.

Nah seringkali masalahnya di kegagalan tersebut kita jarang mau introspeksi diri dan malahan menyalahkan pihak luar atau diluar diri kita, misalnya neh seperti keadaan ekonomi masalah kenaikan dollar yang disalahkan pemerintah.

Harusnya itu tidak jadi masalah selama kita masih bisa berpikir untuh menambah penghasilan yang lebih besar. Menyalahkan pemerintah juga tidak ada hasilnya mending kita menambah penghasilan khususnya bagi teman-teman di internet marketing.

Dengan berintrospeksi diri kita bisa melihat diri kita sebenarnya, terkadang hal ini tidak mudah dirasakan karena kita berpikir dia yang salah kok bukan saya dan bisa juga menyalahkan keadaan yang tidak berpihak.

Dibutuhkan kesadaran tinggi untuk merasakannya seperti buku-buku yang sering saya baca yaitu ajukan pertanyaan kediri sendiri. Dengan mengajukan pertanyaan kediri sendiri kita seolah-olah berada diluar diri kita atau seperti ada orang yang menasehati diri kita.

Ini berlaku juga didunia IM ada banyak teman-teman yang asik menghasilkan uang di internet ada kalanya juga mungkin sediakan waktu untuk istirahat dan berintrospeksi diri apa yang sudah dilakukan saat ini.

Artikel menarik tentang introspeksi diri yang bisa anda baca juga disini


follow instagram saya Muhammad Noor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *